Ingria Pratama Capitalindo

Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah solusi finansial yang umum dipilih oleh banyak orang untuk mewujudkan impian memiliki rumah sendiri, termasuk membeli rumah subsidi. Namun, tidak jarang terjadi bahwa pengajuan KPR ditolak oleh bank. 

Setiap bank pasti memiliki alasan KPR ditolak tersendiri. Berikut adalah beberapa alasan yang paling umum:

Riwayat Kredit Buruk

Salah satu alasan KPR ditolak adalah riwayat kredit buruk. Bank akan melakukan penilaian risiko terhadap calon peminjam, termasuk melihat riwayat kredit yang dimiliki.

Jika Anda memiliki riwayat kredit buruk, seperti sering telat membayar cicilan atau memiliki catatan tunggakan, bank mungkin akan menolak pengajuan KPR Anda. Hal ini dikarenakan bank menganggap Anda sebagai peminjam yang memiliki risiko tinggi.

Kemampuan Pembayaran yang Rendah

Bank juga akan menilai kemampuan pembayaran Anda berdasarkan penghasilan dan jumlah tanggungan yang dimiliki. Jika penghasilan Anda terlalu rendah untuk memenuhi kewajiban pembayaran cicilan KPR, bank mungkin akan menolak pengajuan Anda. Bank perlu memastikan bahwa Anda memiliki kemampuan finansial yang memadai untuk melunasi cicilan
KPR secara teratur.

Rasio Hutang yang Tinggi

Rasio hutang adalah perbandingan antara total hutang yang Anda miliki dengan penghasilan bulanan Anda. Bank akan mempertimbangkan rasio hutang ini dalam mengevaluasi pengajuan KPR Anda.

Jika rasio hutang Anda terlalu tinggi, bank mungkin akan merasa bahwa Anda sudah memiliki beban hutang yang berlebihan dan sulit untuk memenuhi kewajiban pembayaran KPR sehingga hal tersebut menjadi alasan KPR ditolak.

Dokumen Tidak Lengkap atau Tidak Valid

Alasan KPR ditolak selanjutnya adalah jika pengajuan KPR yang tidak dilengkapi dengan dokumen-dokumen yang diperlukan atau dokumen yang tidak valid. Pastikan Anda melengkapi semua persyaratan yang diminta oleh bank dan memastikan bahwa dokumen-dokumen yang diserahkan dalam kondisi yang baik dan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan.

Objek Jaminan Tidak Memenuhi Syarat

Bank akan menilai nilai jaminan yang Anda tawarkan untuk KPR. Jika objek yang Anda jamin tidak memenuhi syarat, misalnya karena terdapat masalah hukum atau kondisi fisik yang buruk, bank mungkin akan menolak pengajuan KPR Anda.

Bank perlu memastikan bahwa jaminan yang Anda tawarkan memiliki nilai yang memadai dan dapat dijadikan jaminan yang layak.

Perubahan Kebijakan Bank

Alasan KPR ditolak lain yang mungkin jarang terjadi adalah perubahan kebijakan internal bank. Terkadang, bank dapat mengubah persyaratan atau kriteria penerimaan KPR mereka. Hal ini dapat terjadi akibat perubahan kondisi pasar atau strategi bisnis bank.

Jika pengajuan KPR Anda ditolak dalam kasus seperti ini, mungkin tidak ada yang dapat Anda lakukan kecuali mencari bank lain yang memenuhi persyaratan Anda.

Mengajukan KPR adalah proses yang memerlukan persiapan yang baik. Pastikan Anda memiliki riwayat kredit yang baik, kemampuan pembayaran yang memadai, dan dokumen-dokumen yang lengkap dan valid sebelum mengajukan KPR. 

Jika pengajuan KPR Anda ditolak, jangan berkecil hati. Anda masih dapat melakukan perbaikan dalam kondisi finansial Anda dan mencoba kembali di waktu yang tepat. Pastikan juga Anda memilih developer rumah yang bersedia membantu Anda selama proses pengajuan KPR. 

Ingria group adalah salah satu developer rumah subsidi dan rumah komersil yang dapat Anda andalkan. Adapun lokasi perumahannya sudah tersebar di banyak kota-kota besar dan strategis di Indonesia. Hubungi team marketing kami sekarang juga untuk mendapatkan penawaran terbaik!

Baca Artikel Lainnya