Ingria Pratama Capitalindo

Membeli rumah merupakan salah satu keputusan finansial besar dalam hidup. Ketika Anda sedang mempertimbangkan untuk membeli rumah, salah satu pertanyaan krusial yang harus Anda jawab adalah apakah Anda ingin membeli rumah dengan membayar cash atau menggunakan Kredit Pemilikan Rumah (KPR). 

Dalam artikel ini, kami akan membahas perbandingan antara membeli rumah cash vs KPR. SImak selengkapnya agar Anda mengerti plus minus dari masing-masing metode dan dapat membuat keputusan yang tepat. 

Membeli Rumah Cash

Berikut adalah kelebihan dan kekurangan membeli rumah cash dalam perbandingan beli rumah cash vs KPR,

Kelebihan Membeli Rumah Cash

Tidak Ada Beban Bunga

Membeli rumah dengan membayar cash berarti Anda tidak akan memiliki beban bunga yang biasanya terkait dengan KPR. Ini dapat menghemat jumlah uang yang signifikan dalam jangka panjang.

Kebebasan Finansial

Membeli rumah secara langsung dengan uang tunai memberi Anda perasaan kebebasan finansial. Anda tidak akan terikat oleh pembayaran bulanan dan dapat memiliki kepemilikan penuh atas rumah.

Negosiasi Lebih Kuat

Pembeli yang membayar cash memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam negosiasi harga dengan penjual. Penjual mungkin lebih bersedia untuk memberikan diskon atau insentif lainnya. Hal itu karena penjual pun turut merasa diuntungkan karena tak harus berurusan dengan prosedur KPR dari bank.

Kekurangan Membeli Rumah Cash

Penggunaan Dana yang Besar

Membeli rumah cash memerlukan penggunaan dana yang signifikan dari tabungan atau investasi Anda. Ini bisa mempengaruhi fleksibilitas keuangan Anda dalam hal investasi lain atau kebutuhan mendesak. Belum lagi pasti dibutuhkan waktu yang lama untuk mengumpulkan sejumlah uang tersebut. 

Membeli Rumah Melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR)

Berikut adalah kelebihan dan kekurangan metode KPR dalam hal beli rumah cash vs KPR,

Kelebihan KPR

Pembayaran Bertahap

Dengan KPR, Anda dapat membayar rumah dalam beberapa tahun dengan cicilan bulanan yang terjangkau. Ini memungkinkan Anda untuk membeli rumah tanpa harus merogoh seluruh uang tunai sekaligus. Besaran dan lama cicilan juga dapat disesuaikan dengan kondisi finansial Anda.

Stabilitas Keuangan Lebih Terjaga

KPR memungkinkan Anda untuk tetap memiliki sebagian besar uang tunai di tangan dan memanfaatkannya untuk investasi lain atau kebutuhan mendesak. Hal ini membuat keuangan Anda lebih stabil karena tidak langsung keluar uang dengan jumlah besar dalam satu waktu.

Kemungkinan Pertumbuhan Properti 

Selama periode KPR, nilai properti Anda mungkin mengalami kenaikan. Ini dapat menghasilkan keuntungan modal jika Anda memutuskan untuk menjualnya di masa depan.

Kekurangan KPR

Beban Bunga

Jika membahas beli rumah cash vs KPR, salah satu downside utama dari KPR adalah beban bunga yang harus Anda bayarkan selama masa cicilan. Ini dapat membuat total pembayaran Anda lebih tinggi daripada harga beli rumah. Apalagi jika bunganya bersifat floating alias bisa bertambah terus setiap tahunnya.

Keterikatan Finansial

Anda akan terikat dengan pembayaran bulanan KPR selama jangka waktu tertentu. Ini dapat membatasi fleksibilitas keuangan Anda dalam jangka pendek.

Kesimpulan

Keputusan antara beli rumah cash vs KPR adalah situasional dan tergantung pada kondisi finansial dan tujuan Anda. Jika Anda memiliki dana yang cukup dan ingin menghindari beban bunga, membeli rumah cash bisa menjadi pilihan yang baik. Namun, jika Anda ingin memanfaatkan cicilan bulanan dan tetap memiliki likuiditas keuangan, KPR bisa menjadi alternatif yang lebih baik.

Rumah subsidi dengan harga yang terjangkau juga bisa menjadi alternatif bagi Anda. Opsi untuk membeli dengan metode cash atau KPR bisa Anda diskusikan dengan developer dan pihak-pihak terkait. 

Sebelum membuat keputusan, pastikan untuk mempertimbangkan matang-matang keadaan keuangan Anda dan berkonsultasi dengan profesional keuangan atau ahli properti. Ini akan membantu Anda membuat pilihan yang paling sesuai dengan situasi Anda serta merencanakan masa depan finansial yang lebih baik.

Baca Artikel Lainnya