Ingria Pratama Capitalindo

Kalau Anda sedang dalam proses memilah-milah rumah atau mempelajari tentang KPR, Anda pasti sudah tak asing dengan istilah BI checking. Banyak calon debitur atau calon pembeli rumah yang kesulitan melakukan pembelian karena terkendala hal ini. Namun sebenarnya BI checking artinya apa, sih?

Dalam artikel ini kami akan mengajak Anda mengenal arti BI checking, skor BI checking, dan bagaimana cara mengeceknya. Baca selengkapnya, ya!

Pengertian BI Checking

BI Checking artinya adalah catatan riwayat transaksi kredit seorang nasabah. Catatan tersebut memuat informasi mengenai kolektabilitas atau lancar tidaknya pembayaran kredit seorang nasabah. Semakin lancar catatan kreditnya, maka akan semakin tinggi kemungkinan mendapatkan persetujuan di pengajuan kredit berikutnya. 

Sebenarnya kini BI checking telah digantikan oleh SLIK OJK atau Sistem Informasi Layanan Keuangan yang dikelola dan disediakan oleh OJK. Pergantian nama ini terjadi karena sekarang urusan kredit tak lagi berada di bawah pengawasan BI. 

Namun nampaknya istilah BI checking sudah terlanjur populer di kalangan masyarakat. Anda tak perlu khawatir karena baik BI checking maupun SLIK OJK sebenarnya mempunyai fungsi yang sama. 

Penting bagi Anda untuk selalu menjaga skor BI Checking atau SLIK ini agar tak kesulitan ketika hendak mengajukan kredit. Ada pun kredit yang yang dimaksud ialah KTA (Kredit Tanpa Agunan) di bank, KPR, hingga pengajuan kartu kredit. 

Rincian Skor BI Checking 

Skor BI Checking atau SLIK OJK dibagi ke dalam 5 kelompok berdasarkan kolektabilitas atau kelancaran pembayaran kredit. Berikut adalah rinciannya:

BI Checking Skor 1

Skor 1 BI checking artinya pembayaran kredit nasabah lancar. Nasabah tidak pernah telat membayar cicilan lengkap dengan bunganya setiap bulan. Memiliki skor 1 akan mempermudah Anda dalam mengajukan berbagai jenis kredit ke bank. 

BI Checking Skor 2

Skor 2 BI checking artinya Kredit DPK (Dalam Pengawasan Khusus). Skor ini akan diperoleh jika Anda pernah terlambat membayar kredit 1 sampai 90 hari lamanya. Meskipun tidak mulus, skor 2 ini masih tergolong aman untuk mengajukan kredit berikutnya ke bank. 

BI Checking Skor 3

Skor 3 dapat pula diartikan sebagai kredit tidak lancar. Seorang nasabah dapat memperoleh skor ini jika pernah menunggak pembayaran cicilan selama 91 hingga 120 hari. 

BI Checking Skor 4

Adapun skor 4 dalam BI checking bisa diartikan sebagai kredit diragukan. Hal ini disebabkan keterlambatan pembayaran yang berkisar antara 121 hingga 180 hari. Anda harus waspada jika menndapat skor ini karena hampir bisa dipastikan pengajuan kredit Anda yang berikutnya akan dipersulit. 

BI Checking Skor 5

Skor 5 BI checking 5 artinya Anda tidak akan bisa mengajukan kredit berikutnya ke bank karena kredit sebelumnya dianggap sebagai kredit macet. Kredit macet sendiri dalam definisi bank adalah ketika Anda sudah menunggak lebih dari 180 hari. 

Dari rincian skor di atas, hanya nasabah dengan skor kredit 1 dan 2 lah yang bisa mengajukan kredit berikutnya ke bank. Sementara nasabah dengan skor 3 sampai 5 akan masuk ke dalam black list BI dan OJK.

Cara Melihat BI Checking 

Melihat BI Checking dengan Cara Datang ke Kantor OJK

  • Siapkan KTP (bagi WNI) dan paspor (bagi WNA)
  • Datang ke kantor OJK dan mengisi form permohonan untuk melihat SLIK 
  • Jika formulir lengkap dan disetujui, petugas akan mencetak skor BI checking dan memberikannya kepada Anda

Melihat BI Checking Secara Online 

  • Buka laman permohonan SLIK https://konsumen.ojk.go.id/minisitedplk/registrasi isi formulir dan nomor antrean
  • Upload foto scan dokumen berupa KTP atau paspor, klik kirim
  • Tunggu email konfirmasi dari OJK berisi bukti registrasi antrean SLIK online
  • OJK akan melakukan verifikasi data paling lambat H-2 dari tanggal antrean
  • Apabila data yang disampaikan valid, maka nasabah bisa mencetak atau print formulir pada email dan memberikan tanda tangan sebanyak 3 kali
  • Kirim foto atau scan dokumen yang telah ditandatangani ke nomor WhatsApp yang tertera pada email beserta foto selfie dengan menunjukan KTP
  • OJK akan melakukan verifikasi lanjutan via WhatsApp dan melakukan video call apabila diperlukan
  • Jika lolos verifikasi, maka OJK akan mengirimkan hasil iDeb SLIK melalui email

Memiliki skor BI checking yang baik sangat penting ketika Anda hendak mengajukan KPR, termasuk KPR rumah subsidi. Jadi tak ada salahnya untuk melakukan pengecekan dari sekarang. Jika skor Anda buruk, kunjungi bank bersangkutan dan diskusikan cara untuk membersihkan skor BI checking Anda.

Baca Artikel Lainnya