Ingria Pratama Capitalindo

KPR (Kredit Pemilikan Rumah) adalah salah satu cara yang paling populer untuk proses pembelian rumah. Namun, ada dua jenis KPR yang perlu dipahami dengan baik sebelum Anda membuat keputusan: KPR subsidi dan non-subsidi. 

KPR subsidi dan non subsidi  memiliki perbedaan yang signifikan dalam hal persyaratan, manfaat, dan kriteria calon pembeli. Artikel ini akan membantu Anda memahami perbedaan mendasar antara KPR subsidi dan nonsubsidi agar Anda dapat memilih opsi yang sesuai dengan kebutuhan dan situasi finansial Anda.

Perbedaan KPR Subsidi dan Non Subsidi

Tujuan Program KPR

Salah satu perbedaan utama antara KPR subsidi dan non subsidi adalah tujuan dari program tersebut. KPR subsidi ditujukan untuk membantu golongan masyarakat dengan pendapatan rendah agar dapat memiliki rumah sendiri dengan lebih terjangkau. 

Pada KPR subsidi, pemerintah biasanya memberikan subsidi dalam bentuk bunga yang lebih rendah dan penurunan biaya lainnya. Sementara KPR non subsidi adalah jenis KPR biasa yang ditawarkan oleh bank atau lembaga keuangan tanpa adanya subsidi dari pemerintah.

Persyaratan Pendapatan

Perbedaan KPR subsidi dan non subsidi berikutnya adalah dari segi persyaratan, terutama yang berkaitan dengan pendapatan.

KPR subsidi memiliki persyaratan pendapatan yang lebih ketat, karena ditujukan untuk kelompok masyarakat dengan penghasilan terbatas. Calon penerima KPR subsidi harus memenuhi syarat pendapatan tertentu sesuai ketentuan pemerintah. 

Sementara itu, KPR non-subsidi memiliki lebih sedikit pembatasan terkait pendapatan, sehingga lebih dapat diakses oleh berbagai kalangan. Persyaratan pendapatan untuk calon pembeli KPR non subsidi biasanya ditentukan oleh pihak bank yang bersangkutan.

Bunga dan Biaya

Salah satu keuntungan utama KPR subsidi adalah bunga yang lebih rendah, karena subsidi yang diberikan oleh pemerintah. Hal ini membuat cicilan bulanan lebih terjangkau. Lain halnya dengan KPR non subsidi. 

KPR non subsidi biasanya memiliki bunga pasar dan biaya lain yang harus ditanggung oleh peminjam. Oleh karena itu, KPR subsidi sangat menguntungkan bagi mereka yang ingin memiliki rumah dengan budget terbatas.

Lokasi dan Tipe Rumah

Perbedaan berikutnya yang perlu Anda perhatikan adalah KPR subsidi biasanya terbatas pada proyek-proyek perumahan yang ditunjuk oleh pemerintah. Biasanya, ini adalah proyek-proyek perumahan di lokasi yang telah ditentukan. 

Sedangkan KPR non-subsidi memberi Anda fleksibilitas lebih besar dalam memilih lokasi dan tipe rumah yang ingin Anda beli sesuai dengan preferensi Anda. Meski  terbatas, bukan berarti lokasi KPR subsidi tidak potensial. Anda bisa mengecek lokasi rumah subsidi strategis yang dikelola oleh Ingria Group.

Jumlah Pinjaman

KPR subsidi umumnya memiliki batas maksimal jumlah pinjaman yang lebih rendah daripada KPR non-subsidi. Hal ini juga berkaitan dengan tujuan dari program subsidi ini, yaitu untuk memberikan akses perumahan kepada mereka yang membutuhkan dengan harga terjangkau.

Proses Aplikasi

Proses aplikasi KPR subsidi dan non-subsidi juga memiliki perbedaan. KPR subsidi seringkali melibatkan proses seleksi yang lebih ketat dan persyaratan dokumen yang lebih lengkap untuk memverifikasi kelayakan penerima. Di sisi lain, proses aplikasi KPR non-subsidi biasanya lebih cepat dan lebih sederhana.

Kesimpulan

Dalam memilih antara KPR subsidi dan non subsidi, sangat penting untuk mempertimbangkan situasi keuangan dan kebutuhan Anda. Jika Anda memiliki pendapatan rendah dan memenuhi syarat, KPR rumah subsidi dapat menjadi pilihan yang sangat menguntungkan dengan bunga rendah dan kemudahan akses. 

Namun, jika Anda memiliki kebebasan finansial lebih besar, KPR non subsidi memberikan fleksibilitas dalam hal lokasi, tipe rumah, dan jumlah pinjaman. Dengan memahami perbedaan mendasar antara kedua jenis KPR ini, Anda dapat membuat keputusan yang tepat untuk meraih impian memiliki rumah sendiri

Baca Artikel Lainnya